— Asal-usul SUMARA

Lahir dari masalah yang bisa diukur

Terlalu banyak pengeboran gagal di Indonesia — bukan karena mesin yang buruk, tapi karena tidak ada yang membaca kondisi bawah tanah sebelum rig datang. SUMARA didirikan untuk menutup celah itu.

/ Metodologi Nol-Tebakan

Kami tidak bor tanpa data subsurface yang valid

Survei geofisika bukan layanan tambahan yang bisa dilewati — ini prasyarat teknis setiap proyek. Setiap keputusan penempatan titik bor di SUMARA berakar pada pembacaan resistivitas tanah dan pemetaan lapisan bawah permukaan.

Hasilnya: klien melihat datanya sebelum rig muncul di lokasi. Bukan janji, tapi laporan geofisika yang bisa diverifikasi.

▸ Tim Lapangan

Geofisikawan, bukan sekadar operator rig

Kompetensi inti kami bukan pada mesin bor — tapi pada kemampuan membaca dan menginterpretasi data bawah permukaan. Setiap anggota tim dilatih untuk menganalisis log resistivitas dan memetakan akuifer sebelum pengeboran dimulai.

Lihat bagaimana metodologi ini bekerja di lapangan

Dua tahap layanan — survei geofisika dan pengeboran — dirancang agar setiap keputusan bor dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.